-------- UAS SISTEM PAKAR---------
1. Jelaskan langkah-langkah dalam membuat sistem pakar dari tugas presentase kalian. (tidak boleh copy paste sesama kelompok)
Jawab : Dalam proses pembuatan aplikasi system pakar diagnose penyakit sapi berbasis WEB hal yang harus dilakukan terlebi dahulu ialah sebaga berikut :
- kumpulkan semua data terlebih dulu mengenai penyakit pada ternak Sapi dari seorang pakar yang mempunyai ahli dalam bidang peternakan
- Setelah data terkumpul kita kemudian Instalkan aplikasi XAMPP sebagai local Host dan data base MySql, Bahasa pemrograman yang di pakai dalam membuat aplikasi sistem pakar ini adalah dengan mengunakan Bahasa pemrograman PHP.
- Untuk proses pengcodeingnya kita buat dengan aplikasi Sublime Text atau Notepad++ adalah aplikasi text editor yang digunakan untuk membuka file apapun namun biasanya para programmer menggunakannya untuk menulis code, disini kita akan membuat sebuah web, dengan beberapa fom, halam utama,konsultasi,daftar penyakit,gejala, dan login untuk admin dan Para peternak hewan sapi.
- Pada databasenya kita buat analisa hasil,gejala,pakar,penyakit,relasi,dan kita buat juga aturan-aturan untuk mendiaknosa penyakit sapi dengan mengunakan sebuah metode Metode (logika Fuzzy.), dimana representasi pengetahuan menggunakan kaidah produksi. Hasil pengujian aturan-aturan sistem yang diasumsikan „benar‟, program dapat berjalan dan memungkinkan variabel-variabel yang diijinkan sistem untuk disesuaikan pada saat pengambilan keputusan/solusi dapat dikerjakan.
- Untuk tahap pengecekan (cara pakai)
- Hidupkan XAMPP yang telah di install
- Start Apache dan MySql
- Ekstrak file hasil download
- Simpan Folder sp-sapi di C:/xampp/htdocs
- Buat database dengan nama pakarsapidb di phpmyadmin
- Import database dengan file pakarsapidb.sql yang berada di folder sp-sapi
- Buka Browser, crome atau firefox, ketik URL localhost/sp-sapi
- Untuk Halaman Admin login dengan Username: admin Password: AdminJika berhasil maka sistem pakar Untuk Mndiaknosa penyakit sapi siap di impelemntasikan ke dalam bidang Peternakan, dan msayarakat yang beternak Sapi.
2. Jelaskan Knowledge Engineering Process berikut secara berurutan, gunakan bahasa sendiri sesuai yang anda pahami:
![]() |
Jawab :
Basis Pengetahuan
Basis
pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi
pengetahuan dari pakar. Basis pengetahuan tersusun atas fakta dan kaidah. Fakta
adalah informasi tentang objek, peristiwa, atau situasi. Kaidah adalah cara
untuk membangkitkan suatu fakta baru dari fakta yang sudah diketahui.
Knowledge Acquisition (akuisisi pengetahuan)
Akuisisi pengetahuan melibatkan akuisisi pengetahuan dari pakar manusia, buku, dokumen atau file komputer. Pengetahaun tersebut dapat spesifik terhadap domain persoalan atau terhadap proses pemecahan masalah, dan dapat pula berupa pengetahuan umum.
Knowledge Acquisition (akuisisi pengetahuan)
Akuisisi pengetahuan melibatkan akuisisi pengetahuan dari pakar manusia, buku, dokumen atau file komputer. Pengetahaun tersebut dapat spesifik terhadap domain persoalan atau terhadap proses pemecahan masalah, dan dapat pula berupa pengetahuan umum.
Knowledge Validation (validasi pengetahuan)
Pengetahaun harus valid dan
teruji(misalnya dengan menggunakan tes kasus) hingga kualitasnya dapat diterima. Hasil tes kasus biasanya ditunjukkan
oleh pakar untuk menguji ketepatan (accuracy) dari sstem pakar.
Knowledge Representation (representasi pengetahuan)
Representasi pengetahuan adalah
suatu teknik untuk merepresentasikan basis pengetahuan yang diperoleh dalam suatu skema / diagram tertentu sehingga
dapat diketahui relasi/keterhubungan antara suatu data dengan data yang lain.
Inference Explanation and Justification (justifikasi dan penjelasan penalaran)
Bagian ini melibatkan desain dan
pemrograman ke mampuan penjelasan, misalnya kemampuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana komputer
mendapatkan kesimpulan.
Inferensi (penalaran)
Inferensi berperan
sebagai otak dari sistem pakar. inferensi berfungsi untuk memandu proses
penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang
tersedia. Di dalam mesin inferensi terjadi proses untuk memanipulasi dan
mengarahkan kaidah, model, dan fakta yang disimpan dalam basis pengetahuan
dalam rangka mencapai solusi atau kesimpulan. Dalam prosesnya, mesin inferensi
menggunakan strategi penalaran dan strategi pengendalian. Strategi penalaran
terdiri dari strategi penalaran pasti (Exact Reasoning) dan strategi penalaran
tak pasti (Inexact Reasoning). Exact reasoning akan dilakukan jika semua data
yang dibutuhkan untuk menarik suatu kesimpulan tersedia, sedangkan inexact
reasoning dilakukan pada keadaan sebaliknya.Strategi pengendalian berfungsi
sebagai panduan arah dalam melakukan prose penalaran. Terdapat tiga tehnik
pengendalian yang sering digunakan, yaitu forward chaining, backward chaining,
dan gabungan dari kedua teknik pengendalian tersebut.
3. Gambarkan dan jelaskan alur diagram phase pengembangan sistem pakar secara lengkap.
Jawab : Untuk membuat suatu program sistem pakar, mulai dari konsep hingga memerlukan banyak pemikiran, rancangan, pemrograman dan debugging. Sepuluh tahap pembuatan sistem pakar terdapat pada gambar.
![]() |
Gambar.
alur diagram phase pengembangan sistem pakar
Untuk memberikan gambaran langkah demi langkah dalam membuat sistem pakar maka akan dijelaskan bagaimana bekerjanya, langkah-langkah itu termasuk prosedur dan teknik yang digunakannya.
- Mengidentifikasi masalah dan kebutuhan
Tahap pertama pembuatan sistem pakar ini adalah mengkaji situsi memutuskan dengan pasti tentang masalah yang akan dikomputerisasi dan apakah sistem pakar dapat membantu menjawab permasalahan tersebut.
- Menentukan problem yang cocok
Jika masalah telah didefinisikan dengan jelas, maka langkah selanjutnya adalah mengkaji lebih dalam untuk mengetahui apakah masalah tersebut tepat untuk sistem pakar. Menganalisa masalah dimulai dengan jelas menulis pertanyaan itu sendiri. Mewawancarai orang-orang yang berhubungan dengan seseorang agar memperoleh pandangan yang berbeda.
- Mempertimbangkan alternatif
Pertimbangan alternatif solusi lainnya adalah sistem manajemen basis data untuk masalah yang akan dikerjakan. Dengan Database Manajemen System proses yang diutamakan adalah penyimpan data atau informasi dan hanya mengakses jika diperlukan. Walaupun telah diputuskan bahwa masalah tersebut merupakan pengetahuan yang terkait dan sesuai dengan salah satu kategori yang berhubungan dengan sistem pakar.
- Menghitung pengembalian investasi
Jika pilihan jatuh kepada sistem pakar, maka langkah berikutnya adalah menentukan apakah sistem pakar lebih mengutamakan atau tidak. Di sini harus diperhitungkan pengembalian investasi dengan jalan menganalisis biaya dengan kemungkinan keuntungan.
- Memilih alat pengembangan
Alat pengembangan sistem pakar merupakan paket perangkat lunak yang memungkinkan untuk memasukkan pengetahuan pakar kedalam komputer tanpa harus membuat suatu program terlebih dahulu. Hampir semua alat pengembangan sistem pakar menggunakan aturan. Beberapa diantaranya menggunakan implementasi frame dan jaringan semantik.
- Merekayasa pengetahuan
Pengembangan sistem pakar dimulai dengan merekayasa pengetahuan, yaitu bagaimana untuk memperoleh pengetahuan dapat diperoleh dengan berbagai cara seperti melalui buku, artikel-artikel ilmiah atau acuan lainya yang dapat diperoleh dari individu atau seseorang yang memang ahlinya pada bidangnya. Format atau bentuk akan menuntun dan mengarahkan dalam pemilihan skema penampilan pengetahuan yang diperoleh. Jika pengetahuan tersebut merupakan yang luar biasa maka dapat dipastikan untuk menggunakan representasi pengetahuan dalam bentuk atutan produksi. Pekerjaan mengumpulkan dan mengorganisasi kedalam bentuk yang sesuai dengan sistem pakar tersebut dikenal dengan nama Rekayasa Pengetahuan.
- Merancang sistem
Dengan menggunakan pengetahuan yang telah diperoleh, sistem pakar siap dirancang. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah membuat garis besar masalah. Hal-hal lain yang membantu, mengorganisasi dan memahami pengetahuan tersebut. Salah satu langkah ini dilakukan adalah dengan mengidentifikasi suatu fakta, angka dan informasi lainya yang memerlukan jawaban atau pemecahan masalah yang diberikan sistem pakar, apabila sistem yang dirancang terlalu besar dan kompleks, untuk memulai penulisan aturan secara langsung dan masukan serta keluaran, maka sebaiknya dibuat garis besar yang mungkin dapat membantu untuk mengorganisasi informasi dan membaginya kedalam bagian-bagian yang kecil. Jika pengetahuan yang akan diolah telah sampai pada penyusunan prosedur sebaiknya dibuat bagan alur (flowchat), walaupun bagan alur mungkin tidak cocok untuk aplikasi sistem pakar, akan tetapi hal tersebut dapat membantu untuk memahami dan mengorganisasi pengetahuan untuk sistem pakar. Selanjutnya dengan mulai mengkonversi pengetahuan dalam bentuk kaidah IF-THEN. Sebaiknya ikuti prosedur tertentu sesuai dengan yang disarankan oleh software yang digunakan, bila sudah selesai, baru menggunakan alat untuk membuat prototype bagian sistem. Kemudian menerjemahkan bagian pengetahuan kedalam kaidah dan menguji bagian yang sudah dibuat baru. Hal ini dimaksudkan untuk menguji konsep sebelum melanjutkan pembuatan seluruh program.
- Melengkapi pengembangan
Cara terbaik untuk mengerjakan hal ini adalah dengan jalan meluruskan bagian demi bagian secara khusus, pengetahuan itu akan dibagi kedalam potongan-potongan yang logis, masing-masing dengan blok aturan, setiap bagian diuji apakah sudah dapat berjalan sesuai yang diinginkan.
- Menguji dan mencari masalah sistem
Sesudah sistem pakar dikembangkan, pemakai hanya perlu menyisihkan waktu untuk menguji dan mencari kesalahan. Tahap pengujian ini diusahakan untuk melihat keabsahan sistem pakar tersebut, agar jalannya sistem benar-benar sesuai dengan tujuan yang dimaksud. Penguji sistem sangat diperlukan untuk menentukan keberhasilan suatu sistem, dan melakukan perbaikan-perbaikan jika masih terjadi kesalahan.
- Memelihara sistem
Beberapa subyek atau domain bersifat dinamis oleh karena itu sistem pakar harus selalu dipelihara dan dikembangkan sesuai dengan perkembangan pengetahuan itu sendiri. Salah satu contohnya dengan memperbaharui pengetahuan, mengganti pengetahuan yang sudah ketinggalan dan meluweskan sistem agar dapat lebih baik lagi dalam menyelesaikan masalahnya.
4. Sebagai praktisi IT, jika anda diminta membuat sistem pakar, maka anda akan membuat sistem pakar apa? Mengapa?Jelaskan alasannya.
Jawab : Saya akan membuat system pakar diagnosa penyakit pada sapi, Mengapa? Karena dengan adanya system pakar diagnosea penyakit sapi dapat memudahkan orang awam untuk mendapatkan penanganan lebih dini untuk kesehatan ternak sapi.
-------- TERIMA KASIH---------






